Bikin Siaran Pers Itu Mudah?

Bikin Siaran Pers Itu Mudah?

"Nilai berita adalah penentu utama siaran pers dilirik oleh Media."

Sahabat... Saya sering mendengar cerita dari sahabat-sahabat praktisi PR, tentang sulitnya mendapat perhatian dari jurnalis, atas siaran pers yang mereka kirim ke Media. Setelah saya selidiki, saya mendapatkan kesan, siaran pers tersebut sering dibuat tidak serius. Untuk menghindari kata: Tidak Layak!

Nah, berikut kesalahan dalam siaran pers yang suka Saya jumpai:

1. Tidak punya nilai berita (news value).
2. Dibuat dengan angle sepihak (sudut pandang PR), mengabaikan sudut pandang Media yang akan menayangkan.
3. Isinya bertele-tele, seperti makalah, dan tidak ada Quote tokoh di dalamnya.
4. Dibuat seragam untuk banyak Media. Padahal positioning dan segmen audiens media berlainan.
5. Saat dikirim ke Media, tidak "dikawal" dengan baik.

Sahabat tentu bisa menambahkan sendiri kekurangan dalam membuat siaran pers, dari yang sudah saya sebut. 

Yang pasti, membuat Siaran Pers itu tidak semudah yang dibayangkan. Karena, siaran pers itu mewakili kredibilitas dan reputasi oganisasi. Sekaligus mengandung harapan agar relevan dengan Agenda Setting Media yang dituju. Bukankah demikian, Sahabat? Tabik!

#publicrelations#humas#mediarelations#siaranpers#agendasetting#mawtalk